Blog

  • Serial Horor Komedi Rumah Warisan Resmi Diluncurkan di CGV Sudirman

    Serial Horor Komedi Rumah Warisan Resmi Diluncurkan di CGV Sudirman

    Kolaborasi terbaru industri hiburan Tanah Air kembali menyasar penonton Jakarta lewat perilisan web series Penghuni Rumah Warisan. Karya yang digarap MNC Pictures bersama Smartfren ini mengusung genre horor komedi dan mulai menyapa publik sejak 10 September 2026, usai acara peluncuran di CGV FX Sudirman.

    Bagi warga ibu kota yang akrab dengan pusat hiburan di kawasan Sudirman, momen launching tersebut menjadi penanda bahwa konten serial digital lokal terus mendapat ruang di layar bioskop modern sebelum dinikmati lebih luas melalui kanal daring. Produksi ini berada di bawah payung MNC Group dan menargetkan penonton yang menyukai cerita ringan namun tetap menegangkan.

    Sinopsis Kakak Beradik dan Rumah Nenek yang Tersisa

    Cerita berpusat pada dua saudara yang diperankan Bastian Steel dan Fadly Faisal. Keduanya sempat hidup berkecukupan berkat warisan orang tua. Gaya hidup mewah dan kebiasaan hedonis justru menggerus harta hingga hampir habis. Yang tersisa hanyalah sebuah rumah tua milik nenek mereka.

    Kondisi keuangan makin pelik setelah aset dan perusahaan warisan merugi, lalu disita bank. Tanpa pilihan lain, keduanya terpaksa pindah ke rumah nenek. Di ambang pintu rumah itulah nuansa horor mulai merayap, terutama saat mereka disambut penjaga rumah yang diperankan Oki Rengga. Konflik sehari-hari bercampur kejutan gaib menjadi tulang punggung narasi serial ini.

    Format Enam Episode dan Nuansa Komedi

    Penghuni Rumah Warisan dikemas dalam enam episode. Durasi dan irama cerita dirancang agar mudah diikuti, menghibur, serta menyimpan kejutan di tiap bagian. Pendekatan horor komedi dipilih supaya ketegangan tidak terasa berat, sementara momen lucu tetap mengakar pada dinamika keluarga dan tekanan ekonomi yang akrab di telinga penonton urban.

    Para kreator menekankan kedekatan tema dengan kehidupan sehari-hari: soal warisan, gaya hidup, utang, dan rumah lama yang menyimpan sejarah. Perpaduan itu diharapkan menarik bagi penonton muda Jakarta maupun pemirsa di daerah lain yang mengakses konten lewat perangkat seluler.

    Deretan Pemain Muda dan Komika

    Selain Bastian Steel, Fadly Faisal, dan Oki Rengga, serial ini menampilkan Dinda Mahira, Adi Sudirja, serta Ayu Inten. Campuran talenta muda dan nama yang dikenal di panggung komedi memberi warna dialog sekaligus reaksi spontan di adegan-adegan menegangkan. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar yang sudah mengikuti karier masing-masing di media sosial dan layar hiburan.

    Acara peluncuran di CGV FX Sudirman pada Kamis, 10 September 2026, menjadi ajang perkenalan resmi proyek ini kepada media dan undangan. Lokasi tersebut strategis bagi audiens Jakarta karena mudah dijangkau dari berbagai kawasan bisnis dan hunian di sekitar Thamrin–Sudirman.

    Kolaborasi Studio dan Operator untuk Penonton Digital

    Kerja sama MNC Pictures dengan Smartfren mencerminkan pola industri yang semakin menyatukan produksi konten dan kanal distribusi digital. Web series horor komedi seperti ini biasanya dinikmati lewat gawai, sehingga kemitraan dengan pemain telekomunikasi berpotensi memperluas jangkauan penayangan dan paket akses bagi pelanggan.

    Bagi pembaca di Jakarta, perilisan Penghuni Rumah Warisan menambah pilihan tontonan lokal yang tidak hanya mengandalkan bioskop panjang, tetapi juga format episode pendek. Tema rumah warisan, tekanan finansial, dan sentuhan horor ringan bisa menjadi bahan perbincangan di ruang keluarga maupun media sosial usai tiap episode berakhir.

    Dengan sinopsis yang jelas, jumlah episode terbatas, dan nama-nama pemain yang sudah dikenal, serial ini diposisikan sebagai hiburan akhir pekan sekaligus percobaan genre yang memadukan tawa dan kejutan. Penonton diharapkan mengikuti alur kakak beradik tersebut dari kejatuhan harta hingga misteri di rumah nenek, tanpa meninggalkan unsur komedi yang menjadi ciri khas produksi.

    Ke depan, respons penonton terhadap enam episode pertama akan menentukan apakah kisah rumah warisan ini berlanjut atau membuka peluang kolaborasi serupa di judul lain. Untuk saat ini, yang pasti adalah serial telah resmi diluncurkan di ibu kota dan siap dinikmati sejak tanggal tayang yang diumumkan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: web series, MNC Pictures, Smartfren, horor komedi, CGV Sudirman, Bastian Steel, Fadly Faisal, hiburan Jakarta

  • Ahli Audit Dukung Nilai Kompensasi Rp206 Juta di Praperadilan Roy Suryo

    Ahli Audit Dukung Nilai Kompensasi Rp206 Juta di Praperadilan Roy Suryo

    Permintaan ganti rugi Roy Suryo sebesar Rp206 juta terkait dugaan penangkapan dan penahanan yang dianggap tidak sah mendapat penilaian wajar dari auditor senior di sidang praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026). Fokus pembahasan mengarah pada perhitungan kerugian menurut kerangka hukum acara pidana yang baru dan beban biaya nyata yang ditanggung individu.

    Eddy Hary Susanto dihadirkan kubu pemohon untuk menjelaskan dasar angka tersebut. Ia menekankan bahwa besaran kompensasi tidak berdiri sendiri, melainkan mengacu pada ketentuan undang-undang serta pengeluaran materiil yang berbeda pada setiap kasus.

    Dasar hukum ganti rugi penahanan

    Menurut Eddy, UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP memberi patokan maksimal untuk ganti rugi akibat penahanan yang dinyatakan tidak sah. Untuk penahanan biasa, plafon yang disebut mencapai Rp100 juta. Bila penahanan disertai luka berat atau cacat, batas yang diuraikan auditor berada pada kisaran ratusan juta rupiah, sementara jika yang bersangkutan meninggal dunia angka yang disebut mencapai Rp600 juta.

    Ia menambahkan, angka plafon itu belum mencakup biaya yang secara nyata dikeluarkan selama upaya hukum berjalan. Karena itu, total yang diajukan dalam gugatan ganti rugi kerap bervariasi antarindividu, bergantung pada bukti pengeluaran dan tingkat penderitaan yang dialami.

    Komponen kerugian materiil yang dihitung

    Auditor merinci bahwa kerugian materiil mencakup hilangnya kesempatan beraktivitas yang berhubungan dengan penghasilan. Di samping itu, ada biaya konsultan hukum, honorarium pengacara, transportasi, makan, serta akomodasi selama proses berlangsung.

    Semua pos tersebut, kata Eddy, sepatutnya digabungkan ke dalam gugatan apabila dapat diperhitungkan secara jelas. Effort tiap orang untuk membebaskan diri dari persangkaan atau penahanan yang dipersoalkan juga tidak sama, sehingga rasa penderitaan dan besar kecilnya tuntutan menjadi sangat personal.

    • Kehilangan peluang penghasilan selama masa penahanan
    • Biaya jasa hukum dan pendampingan
    • Pengeluaran transportasi, makan, dan akomodasi
    • Dampak nonmateriil yang dikaitkan dengan rasa penderitaan individu

    Proses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

    Sidang praperadilan ganti rugi digelar di PN Jakarta Selatan dan menjadi perhatian publik Ibu Kota karena menyangkut mantan pejabat yang kerap tampil di ruang publik. Kehadiran auditor dimaksudkan untuk memberi landasan perhitungan yang lebih terukur bagi majelis, bukan sekadar menempatkan angka sebagai tuntutan sepihak.

    Bagi pembaca Jakarta, perkara ini relevan karena menyentuh praktik penegakan hukum di wilayah hukum ibu kota serta mekanisme kontrol yudisial atas tindakan penyidikan dan penahanan. Transparansi perhitungan ganti rugi juga menjadi isu yang sering dibahas warga yang mengikuti perkembangan perkara di pengadilan daerah.

    Mengapa angka Rp206 juta disebut proporsional

    Eddy menilai Rp206 juta masih berada dalam koridor kewajaran bila dikaitkan dengan plafon aturan dan akumulasi biaya riil. Ia menegaskan bahwa setiap individu menanggung beban berbeda, sehingga menyamakan seluruh kasus dengan satu angka baku justru tidak mencerminkan fakta di lapangan.

    Dengan penjelasan tersebut, kubu pemohon berupaya menunjukkan bahwa tuntutan bukan angka sembarangan, melainkan hasil pertimbangan atas ketentuan KUHAP dan pengeluaran yang dapat diverifikasi. Putusan akhir tetap menjadi kewenangan majelis setelah menimbang seluruh alat bukti dan keterangan yang diajukan para pihak.

    Perkembangan sidang di Jakarta Selatan ini diperkirakan terus dipantau publik, terutama terkait standar pembuktian ganti rugi penahanan dan kepastian hukum bagi warga yang merasa dirugikan proses pidana. Informasi resmi selanjutnya akan bergantung pada jalannya persidangan dan putusan pengadilan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Roy Suryo, ganti rugi, praperadilan, PN Jakarta Selatan, KUHAP, Eddy Hary Susanto, penahanan

  • Kenangan Thalita Latief soal Ayah: Selalu Bikin Tertawa hingga di Rumah Sakit

    Kenangan Thalita Latief soal Ayah: Selalu Bikin Tertawa hingga di Rumah Sakit

    Duka menyelimuti keluarga aktris Thalita Latief setelah kepergian ayahnya, Riki Isman, yang meninggal dunia pada Rabu, 9 September 2026, di usia 67 tahun. Di tengah rasa kehilangan itu, Thalita justru mengangkat sisi hangat sang ayah yang kerap menjadi sumber tawa keluarga, termasuk saat ia ditemui di area pemakaman TPU Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

    Bagi warga Jakarta yang mengikuti kabar selebritas tanah air, nama Thalita Latief sudah akrab di layar kaca. Kini, ia membagikan potret pribadi sang ayah sebagai pria yang ringan tangan melempar candaan dan tetap berjiwa muda di hadapan anak serta keponakannya.

    Sosok yang Gemar Melucu Meski Sakit

    Thalita menggambarkan ayahnya sebagai pribadi yang senang bercanda dan terkadang asal bunyi demi mencairkan suasana. Kebiasaan itu tidak hilang meski Riki Isman sempat menjalani perawatan intensif pascaoperasi besar. Ia masih berusaha menghibur orang-orang di sekitar ranjang rumah sakit.

    Menurut Thalita, kenangan paling indah justru muncul dari momen-momen ringan itu. Bukan dari pesan formal, melainkan dari tingkah ayahnya yang membuat keluarga tertawa di saat-saat sulit. Hubungan di rumah pun terasa lebih cair berkat karakter tersebut.

    Tidak Ada Pesan Khusus di Ruang ICU

    Menjelang akhir hayat, kondisi fisik Riki Isman terus menurun di ruang ICU. Thalita mengakui sang ayah tidak sempat menitipkan pesan khusus. Fokusnya lebih pada cara beliau tetap hadir lewat humor, meski tubuhnya melemah.

    Hal itu disampaikan Thalita langsung di lokasi pemakaman di Jakarta Selatan. Ia menekankan bahwa jejak paling berharga yang ditinggalkan adalah suasana riang yang diciptakan ayahnya, bukan kata-kata perpisahan yang panjang.

    Tempat Istimewa di Hati Para Keponakan

    Sepupu Thalita, Carina Latief, yang mendampingi prosesi, membenarkan kedekatan almarhum dengan generasi muda dalam keluarga. Riki Isman dikenal senang bergaul bersama keponakan-keponakannya dan punya tempat tersendiri di hati mereka.

    Karakter berjiwa muda itu membuat jarak antar-generasi terasa tipis. Bagi keluarga besar, kepergiannya meninggalkan ruang kosong yang sulit digantikan, terutama karena kebiasaan beliau yang selalu meramaikan pertemuan keluarga.

    • Riki Isman meninggal Rabu, 9 September 2026, usia 67 tahun
    • Pemakaman berlangsung di TPU Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan
    • Thalita Latief dan kerabat hadir pada Kamis, 10 September 2026
    • Almarhum dikenang sebagai humoris dan dekat dengan keponakan

    Suasana Duka di TPU Jeruk Purut Jakarta

    Lokasi pemakaman di kawasan Cilandak menjadi titik berkumpul keluarga dan kerabat dekat. Thalita tampak menahan duka sambil tetap berbagi cerita positif tentang ayahnya kepada awak media yang hadir di lokasi.

    Bagi pembaca di Jakarta, kisah ini mengingatkan bahwa figur publik pun menyimpan sisi keluarga yang sangat manusiawi. Kehilangan orang tua selalu terasa berat, namun kenangan manis dapat menjadi penopang di masa berduka.

    Thalita Latief, yang juga dikenal sebagai mantan istri Dennis Rizky, memilih menonjolkan sisi hangat ayahnya alih-alih hanya menampilkan kesedihan. Pendekatan itu memberi warna tersendiri pada pemberitaan duka selebritas di ibu kota.

    Hingga prosesi selesai, keluarga besar tetap menjaga suasana khidmat. Kenangan tentang lelucon dan tawa Riki Isman diperkirakan akan terus dikenang di lingkaran terdekat Thalita Latief dan para kerabatnya di Jakarta.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Thalita Latief, Riki Isman, pemakaman Jeruk Purut, duka selebritas, Jakarta Selatan, keluarga artis, kenangan ayah

  • Penataan Kabel Utilitas Jakarta: Pramono Pacu SJUT Lima Tahun

    Penataan Kabel Utilitas Jakarta: Pramono Pacu SJUT Lima Tahun

    Wajah jalanan ibu kota masih diwarnai jalinan kabel utilitas Jakarta yang menggantung di tiang dan tepi trotoar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen merapikan jaringan itu dengan memindahkan sekitar 6.500 kilometer kabel permukaan ke bawah tanah, didukung payung hukum terbaru dan kerja sama swasta.

    Pernyataan tersebut disampaikan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis, 10 September 2026. Bagi warga Jakarta, isu ini menyentuh keselamatan, estetika kota, serta kenyamanan pejalan kaki yang sering terganggu kabel longgar di kawasan padat.

    Payung hukum SJUT sudah tersedia

    Pramono menjelaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini memiliki landasan formal melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025. Aturan itu mengatur penataan sarana jaringan utilitas terpadu atau SJUT agar pemindahan kabel berjalan terkoordinasi, bukan sporadis.

    Dengan Perda tersebut, Dinas Bina Marga dapat merancang tahapan teknis bersama badan usaha swasta. Model kolaborasi ini diharapkan mempercepat pekerjaan tanpa menumpuk seluruh beban pada anggaran daerah saja, sambil menjaga standar keamanan instalasi bawah tanah.

    Prioritas komunikasi sebelum listrik

    Penataan mencakup dua jenis jaringan: kabel komunikasi dan kabel listrik. Saat ini, jalur komunikasi dinilai lebih siap diturunkan. Kabel listrik masih memerlukan persiapan teknis lanjutan sehingga waktunya lebih panjang.

    Di sejumlah titik, langkah awal sudah terlihat. Salah satu contoh yang disebut berhasil dirapikan adalah kawasan Jalan Dr Soepomo. Pramono meminta Kepala Dinas Bina Marga bersama BUMD terkait menyusun perencanaan jangka panjang agar penanganan tidak berhenti pada proyek spot, melainkan sistemik di seluruh wilayah DKI.

    Skala 6.500 kilometer dan target lima tahun

    Panjang jaringan yang harus ditangani diperkirakan mencapai sekitar 6.500 kilometer. Angka itu menegaskan bahwa pekerjaan bersifat masif dan bertahap. Gubernur menargetkan seluruh kabel di permukaan dapat tertangani dalam kurun lima tahun, dengan evaluasi berkala agar target realistis.

    Jika pemindahan berjalan konsisten, Pramono menilai wajah Jakarta akan berubah signifikan: tiang lebih rapi, risiko kabel putus berkurang, dan ruang publik lebih tertib. Untuk pembaca di Jakarta, perubahan itu relevan di koridor utama maupun gang padat yang selama ini penuh utilitas overhead.

    • Payung hukum: Perda Nomor 8 Tahun 2025 tentang SJUT
    • Pelaksana: Dinas Bina Marga bersama badan usaha swasta dan BUMD
    • Prioritas awal: kabel komunikasi
    • Skala: sekitar 6.500 km jaringan permukaan
    • Horizon waktu: bertahap hingga lima tahun

    Dampak bagi warga dan tata kota Jakarta

    Penataan utilitas bawah tanah bukan sekadar soal kerapian visual. Di ibu kota, kabel semrawut kerap menjadi keluhan terkait potensi gangguan lalu lintas pejalan kaki, risiko saat hujan lebat, serta citra kawasan bisnis dan permukiman. Integrasi SJUT diharapkan mengurangi tumpang tindih galian berulang di jalan yang sama.

    Keberhasilan program bergantung pada disiplin perencanaan, kesiapan teknis listrik, serta koordinasi operator telekomunikasi. Pemprov menekankan pendekatan bertahap agar layanan komunikasi dan listrik tetap stabil selama proses migrasi ke jalur bawah tanah.

    Dengan kerangka Perda, target lima tahun, dan pembagian peran swasta–pemerintah, agenda merapikan kabel utilitas Jakarta memasuki fase yang lebih terukur. Publik dapat menyimak realisasi di lapangan, mulai dari koridor yang sudah dirapikan hingga perluasan ke wilayah lain secara bertahap.

    Sumber: Liputan6.

    Tag: kabel utilitas Jakarta, Pramono Anung, SJUT DKI, Perda 8 2025, Dinas Bina Marga, kabel semrawut, Jakarta Selatan, penataan kota

  • ShopeeVIP+ Resmi Hadir di Indonesia, Netflix Masuk Paket Langganan

    ShopeeVIP+ Resmi Hadir di Indonesia, Netflix Masuk Paket Langganan

    Layanan berlangganan ShopeeVIP+ Netflix resmi diperkenalkan Shopee untuk pengguna di Indonesia, termasuk kawasan Jakarta yang intens berbelanja daring. Program ini menawarkan konsep sekali bayar untuk mendapatkan sejumlah fasilitas belanja sekaligus hiburan streaming.

    Peluncuran tersebut menjadi kelanjutan dari ShopeeVIP yang sempat diluncurkan sebelumnya. Kali ini cakupan manfaat diperluas, dengan Netflix sebagai mitra hiburan. Kolaborasi serupa juga menyasar pasar Thailand dan Filipina sebagai bagian dari strategi regional.

    Apa saja yang didapat pelanggan ShopeeVIP+

    Inti penawaran ShopeeVIP+ adalah menggabungkan kenyamanan belanja dan tontonan premium. Pelanggan mendapat akses ke paket ponsel Netflix, voucher gratis ongkir instan tanpa batas, serta diskon harian yang bisa dipakai di Shopee dan ShopeeFood.

    Fasilitas tambahan meliputi gratis ongkir ShopeeFood hingga Rp20 ribu, layanan pelanggan prioritas, dan akses VIP Day. Dengan begitu, transaksi rutin—dari kebutuhan rumah tangga hingga makanan—bisa lebih hemat dalam satu keanggotaan.

    • Akses Netflix paket ponsel sebagai manfaat inti hiburan
    • Gratis ongkir instan tanpa batas untuk pengiriman
    • Voucher diskon harian, termasuk potongan dari merek pilihan
    • Keuntungan ShopeeFood dan layanan pelanggan prioritas

    Harga paket dan opsi upgrade Netflix

    Paket ShopeeVIP+ yang sudah menyertakan Netflix paket ponsel dibanderol mulai Rp40 ribu per bulan untuk periode enam bulan. Untuk langganan satu bulan, tarifnya sekitar Rp54 ribu per bulan. Angka tersebut menjadi pintu masuk bagi pengguna yang ingin mencoba kombinasi belanja dan streaming.

    Pelanggan masih bisa menaikkan paket Netflix ke tingkat Dasar, Standar, atau Premium sesuai kebutuhan. Paket ponsel cocok untuk menonton di satu perangkat genggam, sedangkan Premium menawarkan kualitas hingga Ultra HD, hingga empat perangkat bersamaan, dan unduhan di sejumlah perangkat pendukung—opsi yang relevan bagi keluarga di hunian urban Jakarta.

    Pernyataan resmi Shopee dan Netflix

    Daniel Minardi, Director of Business Partnership Shopee Indonesia, menekankan bahwa minat pengguna terhadap langganan yang memberi kemudahan sekaligus nilai harian semakin tinggi. Menurutnya, ShopeeVIP+ merangkum keuntungan belanja dan hiburan dalam satu program, dengan Netflix sebagai mitra strategis pada peluncuran ini.

    Sementara Tizar Patria Irsyadi, Head of Business Development and Partnerships Southeast Asia Netflix, menyebut kerja sama ini sebagai kemitraan e-commerce pertama Netflix di Asia Tenggara. Ia menyoroti semakin banyaknya judul Indonesia di platform, di samping katalog global, sehingga penonton punya ragam genre dan bahasa.

    Tayangan yang bisa dinikmati mencakup serial internasional populer hingga karya lokal seperti Gadis Kretek, Nightmares and Daydreams, The Shadow Strays, dan Abadi Nan Jaya. Kombinasi itu dinilai memperluas daya tarik langganan bagi audiens tanah air.

    Cara berlangganan dan momentum kampanye 9.9

    Proses daftar dilakukan lewat aplikasi Shopee: buka laman utama, pilih ikon ShopeeVIP, tentukan paket ShopeeVIP+ beserta opsi Netflix, lalu selesaikan pembayaran. Setelah berhasil, notifikasi keanggotaan akan muncul dan manfaat bisa langsung dimanfaatkan.

    Menjelang 9 September pada kampanye 9.9 Super Shopping Day, pemegang ShopeeVIP+ dijanjikan promo lebih besar, termasuk voucher diskon khusus VIP, potongan belanja hingga nilai tinggi, serta deretan penawaran produk. Momentum ini biasanya ramai dimanfaatkan warga Jakarta yang menunda pembelian besar hingga periode diskon nasional.

    Secara keseluruhan, ShopeeVIP+ menempatkan langganan sebagai jembatan antara efisiensi belanja harian dan hiburan di rumah. Pengguna yang ingin menimbang biaya bulanan versus frekuensi belanja dan kebiasaan menonton disarankan membandingkan paket satu bulan dan enam bulan sebelum mengunci pilihan. Informasi rinci tersedia di laman resmi Shopee terkait ShopeeVIP+.

    Sumber: Republika.

    Tag: ShopeeVIP+, Netflix Indonesia, langganan Shopee, gratis ongkir, belanja online Jakarta, kampanye 9.9, e-commerce, ShopeeFood

  • Tiga Mahasiswa UYM Tangerang Juara 2 Nasional Trading Saham Virtual 2026

    Tiga Mahasiswa UYM Tangerang Juara 2 Nasional Trading Saham Virtual 2026

    Prestasi juara trading saham di tingkat nasional kembali diraih mahasiswa daerah penyangga Jakarta. Tiga mahasiswa Universitas Yatsi Madani (UYM) di Tangerang finis sebagai Juara 2 Nasional Virtual Trading Competition (VTC) 2026 – Powered by IDX Mobile setelah mengelola portofolio virtual dan memaparkan strategi investasi di hadapan juri.

    Tim Galeri Investasi UYM beranggotakan Lili Suherman, Nafa Rona Sugesti, dan Mohammad Pradana. Rektor UYM Ikhsan Kamil menerima mereka di kampus pada Rabu, 9 September 2026, menyusul pengumuman pemenang yang disampaikan Ahad, 6 September 2026.

    Kompetisi BEI peringati 49 tahun pasar modal

    Ajang ini digelar PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Momentumnya bertepatan rangkaian peringatan 49 Tahun Pasar Modal Indonesia, sekaligus memperkenalkan praktik perdagangan yang lebih dekat dengan generasi kampus.

    Peserta dari berbagai perguruan tinggi memakai platform IDX Mobile. Setiap tim mendapat modal virtual Rp200 juta dan wajib menimbang kondisi pasar serta risiko sebelum bertransaksi. Bagi pembaca di Jakarta dan sekitarnya, format ini mencerminkan cara bursa memperkenalkan literasi investasi tanpa risiko dana riil.

    Babak penyisihan lima hari bursa

    Persiapan diawali technical meeting daring yang membahas mekanisme, aturan transaksi, daftar saham yang boleh diperdagangkan, dan sistem penilaian. Babak penyisihan berlangsung lima hari bursa, 10–14 Agustus 2026.

    Tim UYM memadukan analisis fundamental dan teknikal. Mereka mencermati pergerakan harga, momentum, serta informasi pasar untuk menentukan area entry, target take profit, dan stop loss. Ketika momentum melemah, posisi dievaluasi dan portofolio digeser ke saham yang dinilai berpeluang lebih baik.

    • Modal virtual per peserta: Rp200 juta
    • Platform: IDX Mobile
    • Penyisihan: 10–14 Agustus 2026
    • Final nasional: 21–27 Agustus 2026

    Jaga profit sejak hari ketiga

    Ketua tim menekankan bahwa pemilihan saham saja tidak cukup. Waktu masuk, realisasi untung, dan keluar saat risiko naik menjadi bagian keputusan harian. Keuntungan mulai direalisasikan pada hari ketiga perdagangan agar hasil yang sudah terbentuk tidak terkikis jika arah pasar berbalik.

    Pendekatan itu menempatkan Tim Galeri Investasi UYM di peringkat kedua leaderboard IDX Mobile pada penyisihan, sehingga lolos ke final nasional 21–27 Agustus 2026. Di final, penilaian tidak hanya menilik aktivitas transaksi dan nilai portofolio, tetapi juga presentasi strategi.

    Presentasi investment journey di final

    Dalam presentasi, tim memaparkan perjalanan investasi: seleksi saham, bauran analisis fundamental-teknikal, keputusan beli dan jual, realisasi keuntungan, hingga rotasi portofolio saat kondisi berubah. Masing-masing anggota kemudian menerima Certificate of Appreciation – Second Place atas nama Galeri Investasi Universitas Yatsi Madani.

    Bagi peserta, kompetisi menjadi ruang menerapkan materi kuliah ke situasi pasar yang bergerak cepat: membaca data, mengambil keputusan, mengelola risiko, dan menyesuaikan strategi. Pengalaman itu juga menegaskan bahwa hasil investasi jarang linier; pengendalian risiko dan disiplin menjaga profit sama pentingnya dengan mencari peluang.

    Prestasi ini mengangkat nama Galeri Investasi UYM di panggung nasional. Tim berharap kisah mereka mendorong mahasiswa lain mempelajari pasar modal secara bertanggung jawab, bukan semata mengejar imbal hasil. Literasi serupa relevan bagi investor pemula di Jakarta yang mulai menyentuh aplikasi trading dan perlu memahami batasan risiko sebelum memakai dana sendiri.

    Sumber: Republika.

    Tag: pasar modal, BEI, mahasiswa UYM, trading virtual, IDX Mobile, literasi investasi, Tangerang, VTC 2026

  • Sahroni Desak Blokade Menyeluruh Ancaman Narkotika dari Luar Negeri

    Sahroni Desak Blokade Menyeluruh Ancaman Narkotika dari Luar Negeri

    Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai pengungkapan jaringan narkoba internasional di Makassar menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia harus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk. Fokus kata kunci jaringan narkoba semakin relevan karena jalur laut, darat, dan udara kerap dimanfaatkan sindikat luar negeri. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Rabu, 9 September 2026, menyusul keberhasilan Polrestabes Makassar menangkap tujuh pelaku dan menyita sembilan kilogram sabu serta puluhan butir pil ekstasi.

    Bagi pembaca di wilayah ibu kota, isu ini bukan sekadar berita daerah lain. Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan simpul transportasi nasional sangat bergantung pada koordinasi lintas kepolisian agar aliran narkotika tidak menembus kawasan padat penduduk. Sahroni menekankan bahwa bandar dan jaringan asing harus terus diburu tanpa memberi celah.

    Penghargaan untuk operasi Polrestabes Makassar

    Sahroni secara terbuka mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar yang membongkar kelompok berjuluk Joker Malaysia. Tujuh orang diamankan bersama barang bukti sabu seberat sembilan kilogram dan puluhan butir ekstasi. Menurutnya, keberhasilan lokal itu harus menjadi bagian dari strategi nasional yang lebih agresif.

    Ia mengingatkan bahwa frekuensi Indonesia menjadi sasaran sindikat luar negeri belakangan meningkat. Karena itu, setiap temuan di daerah harus diikuti penelusuran hulu jaringan, bukan berhenti pada pelaku lapangan saja. Pendekatan itu dinilai penting agar rantai pasok narkotika benar-benar terputus.

    Pengawasan ketat di laut, darat, dan udara

    Anggota DPR tersebut meminta aparat memperkuat koordinasi di seluruh jalur masuk ke Indonesia. Pintu pelabuhan, perbatasan darat, dan bandara disebut sama-sama rentan jika pengawasan longgar. Ia menegaskan perlunya blokade total terhadap ancaman narkoba dari luar negeri, apa pun jenis zatnya.

    Dalam keterangannya, Sahroni menilai pengawasan yang terfragmentasi hanya akan memberi ruang bagi bandar untuk berpindah moda. Integrasi data dan patroli antarinstansi menjadi kunci agar pergerakan barang haram lebih cepat terdeteksi sebelum menyebar ke kota-kota besar, termasuk kawasan Jabodetabek.

    Risiko generasi muda jika jaringan dibiarkan

    Sahroni memperingatkan bahwa membiarkan Indonesia menjadi sasaran empuk atau bahkan sarang jaringan internasional akan berdampak masif. Yang paling dirugikan, ujarnya, adalah generasi muda. Peredaran yang tidak ditekan dapat merusak produktivitas dan masa depan anak bangsa.

    Ia menuntut penangkapan bandar, pemutusan jaringan, serta penutupan ruang gerak pelaku. Tidak ada toleransi bagi sindikat yang memanfaatkan wilayah Indonesia sebagai tempat transit maupun pasar. Pesan itu sejalan dengan fungsi pengawasan Komisi III di bidang hukum dan keamanan.

    Desakan penegakan hukum tanpa celah

    Dalam pandangan legislator tersebut, penegakan hukum harus menyasar pelaku utama, bukan hanya kurir. Operasi di Makassar dianggap contoh bahwa pengungkapan bisa dilakukan jika intelijen dan penindakan berjalan serempak. Langkah serupa diharapkan direplikasi di wilayah lain yang rawan penyelundupan.

    • Perketat pemeriksaan di pelabuhan, perbatasan, dan bandara.
    • Perkuat koordinasi kepolisian lintas daerah dan pusat.
    • Kejar bandar serta putus rantai pasok internasional.
    • Lindungi generasi muda dari peredaran sabu dan ekstasi.

    Dengan tekanan politik dan operasional yang konsisten, harapan agar peredaran narkotika asing tidak merajalela dapat lebih realistis. Publik Jakarta pun berkepentingan memastikan ibu kota tidak menjadi tujuan akhir barang haram yang masuk lewat berbagai jalur.

    Sahroni menutup pesannya dengan penegasan bahwa ancaman narkoba dari luar negeri harus diblokade total. Pengawasan menyeluruh, penindakan tegas, dan perlindungan generasi muda menjadi agenda yang tidak bisa ditunda. Keberhasilan di Makassar diharapkan menjadi titik awal penertiban yang lebih luas di seluruh Indonesia.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Ahmad Sahroni, narkoba internasional, Joker Malaysia, Polrestabes Makassar, sabu, Komisi III DPR, pengawasan perbatasan, narkotika

  • Kajian Ikan Sapu-Sapu Masuk APBD Perubahan DKI, Dinas KPKP Siapkan Rp250 Juta

    Kajian Ikan Sapu-Sapu Masuk APBD Perubahan DKI, Dinas KPKP Siapkan Rp250 Juta

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menempatkan kajian ikan sapu-sapu sebagai agenda prioritas di Raperda Perubahan APBD 2026. Alokasi Rp250 juta disiapkan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) setelah mendapat penegasan dari Gubernur Pramono Anung, meski usulan serupa sempat tertolak pada pembahasan anggaran sebelumnya. Bagi warga Jakarta yang akrab dengan setu dan sungai di wilayah selatan hingga utara, isu spesies invasif ini menyentuh langsung kualitas lingkungan air kota.

    Keputusan tersebut disampaikan Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan dalam rapat bersama DPRD DKI pada Rabu, 9 September 2026. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi satu-satunya aktivitas baru yang diajukan dinasnya dalam revisi anggaran tahun berjalan. Target kinerja KPKP untuk 2026 tetap utuh; yang berubah hanya penambahan kajian tersebut.

    Arahan Gubernur dan Revisi Usulan Anggaran

    Hasudungan menjelaskan, Gubernur meminta kajian ikan sapu-sapu tetap dilaksanakan pada tahun ini. Karena usulan awal tidak lolos pada tahap pembahasan semula, dinas menempuh jalur efisiensi internal. Sejumlah kegiatan yang dinilai bisa dipangkas atau dihemat dialihkan dananya agar kebutuhan kajian terpenuhi tanpa membuka pos belanja baru yang membebani APBD secara berlebihan.

    Menurut pejabat dinas itu, pola “tambah kurang” diterapkan pada dua kelompok efisiensi kegiatan. Hasil penghematan itulah yang kemudian dialokasikan khusus untuk studi mengenai ikan sapu-sapu. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan semangat belanja yang lebih tertib di tengah pengawasan DPRD terhadap perubahan anggaran daerah.

    Mengapa Ikan Sapu-Sapu Jadi Perhatian Jakarta

    Ikan sapu-sapu dikenal luas sebagai spesies invasif yang berpotensi menekan keseimbangan ekosistem perairan. Di kawasan seperti Setu Babakan, Jakarta Selatan, keberadaan ikan ini sering dijumpai petugas lapangan dan warga sekitar. Populasi yang tidak terkendali dapat menggeser spesies lokal, mengganggu rantai makanan, serta memengaruhi kualitas habitat air yang menjadi andalan ruang terbuka hijau dan wisata air kota.

    Kajian yang dianggarkan diharapkan memberi dasar ilmiah bagi langkah pengendalian. Tanpa data yang memadai tentang sebaran, densitas, dan dampak ekologis, kebijakan penanganan berisiko bersifat reaktif. Dengan anggaran terbatas Rp250 juta, fokus kajian kemungkinan mengarah pada pemetaan awal, analisis risiko, serta rekomendasi teknis yang dapat ditindaklanjuti dinas terkait dan pemerintah kota administrasi.

    Posisi KPKP dalam APBD Perubahan 2026

    Dalam forum DPRD, Hasudungan memastikan tidak ada penambahan aktivitas baru lain dari sisi KPKP. Pembahasan subsidi pangan yang sempat menjadi sorotan sudah selesai dan masuk dalam paket perubahan anggaran. Dengan demikian, daftar penambahan murni dari dinas tersebut hanya menyisakan satu item: kajian ikan sapu-sapu.

    Sikap ini mencerminkan upaya menjaga disiplin belanja. Pemerintah daerah tetap mempertahankan target kinerja yang sudah ditetapkan di awal tahun, sambil mengakomodasi instruksi gubernur yang dianggap mendesak dari sisi ketahanan ekosistem dan pangan perairan. Bagi pembaca di Jakarta, kejelasan pos anggaran seperti ini penting agar publik dapat memantau apakah kajian benar-benar menghasilkan output yang berguna, bukan sekadar serapan dana.

    • Anggaran kajian: Rp250 juta
    • Sumber dana: efisiensi internal Dinas KPKP
    • Status: satu-satunya aktivitas baru KPKP di APBD-P 2026
    • Dasar pelaksanaan: arahan Gubernur Pramono Anung

    Implikasi bagi Pengawasan DPRD dan Warga

    Rapat pembahasan Raperda Perubahan APBD menjadi momentum DPRD menguji rasionalitas belanja. Anggota dewan dapat menagih kerangka acuan kajian, indikator keberhasilan, serta jadwal pelaporan. Transparansi hasil studi nanti akan menentukan apakah temuan dimanfaatkan untuk program pengendalian di setu, kali, dan situ yang tersebar di lima kota administrasi.

    Warga Jakarta, khususnya yang tinggal di sekitar perairan terbuka, berkepentingan agar spesies invasif tidak merusak fungsi ekologi dan nilai ekonomi lokal. Kajian yang ramping namun terarah dapat menjadi pijakan kolaborasi antara dinas, komunitas, dan pengelola kawasan. Yang perlu dihindari adalah pengulangan usulan tanpa kejelasan metode dan tindak lanjut.

    Secara keseluruhan, alokasi Rp250 juta menandai kompromi antara kebutuhan teknis lingkungan dan keterbatasan ruang fiskal di revisi APBD 2026. Pelaksanaan di lapangan, kualitas laporan, serta pemanfaatan rekomendasi akan menjadi ukuran apakah keputusan ini benar-benar menjawab masalah ikan sapu-sapu di perairan ibu kota.

    Sumber: Liputan6.

    Tag: APBD DKI 2026, ikan sapu-sapu, Dinas KPKP, Pramono Anung, efisiensi anggaran, ekosistem perairan Jakarta, Raperda Perubahan APBD, spesies invasif

  • Ekonomi Batam Melonjak 7,28 Persen, Menteri Transmigrasi Desak Pemerataan Kerja

    Ekonomi Batam Melonjak 7,28 Persen, Menteri Transmigrasi Desak Pemerataan Kerja

    Pertumbuhan ekonomi Batam kembali menjadi sorotan nasional setelah mencatatkan angka 7,28 persen secara tahunan pada Triwulan II-2026. Capaian itu tidak hanya melampaui laju Kepulauan Riau, tetapi juga jauh di atas rata-rata nasional, sehingga menarik perhatian pembaca di Jakarta yang memantau pergeseran mesin pertumbuhan ke luar Pulau Jawa.

    Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan apresiasi atas kinerja tersebut. Menurutnya, Batam semakin menegaskan peran sebagai salah satu penggerak utama perekonomian di luar Jawa, dengan tumpuan pada industri, investasi, perdagangan, logistik, dan jasa.

    Angka Batam Melampaui Kepri dan Nasional

    Data resmi yang dirujuk mentri menunjukkan pertumbuhan Batam sebesar 7,28 persen year-on-year. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau berada di level 6,99 persen, dan nasional hanya 5,29 persen pada periode yang sama.

    Perbandingan ini relevan bagi pemangku kepentingan di ibu kota. Ketika Jakarta dan Jawa masih menjadi pusat aktivitas ekonomi, performa Batam memberi sinyal bahwa kawasan industri dan pelabuhan di luar Jawa mampu menyumbang akselerasi yang lebih tinggi apabila iklim investasi terjaga.

    Industrialisasi Luar Jawa Jadi Mesin Baru

    Iftitah menekankan bahwa industrialisasi dan arus investasi di luar Pulau Jawa pantas diapresiasi karena berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional. Ia menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu, 9 September 2026, sehubungan dengan kunjungannya ke Batam beberapa waktu sebelumnya.

    Menurut penilaiannya, kombinasi sektor manufaktur, perdagangan, logistik, dan jasa di Batam menjadi fondasi yang membuat kota itu mampu tumbuh di atas rata-rata nasional. Kondisi ini sejalan dengan arah kebijakan yang ingin mengurangi ketergantungan pertumbuhan hanya pada kawasan barat Pulau Jawa.

    Apresiasi untuk BP Batam dan Pelaku Usaha

    Menteri Transmigrasi secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, serta jajaran pemerintah daerah. Apresiasi yang sama juga ditujukan kepada pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat yang menjaga iklim investasi serta aktivitas ekonomi sehari-hari.

    Kolaborasi antara otoritas kawasan, dunia usaha, dan warga dinilai krusial agar momentum pertumbuhan tidak berhenti pada angka statistik semata. Bagi pembaca Jakarta, pola tata kelola kawasan bebas dan pelabuhan di Batam sering dijadikan rujukan perbandingan dengan kawasan industri di sekitar ibu kota.

    Pemerataan dan Peluang Kerja Jadi Penekanan

    Di balik angka pertumbuhan yang tinggi, Iftitah menggarisbawahi pentingnya pemerataan manfaat ekonomi dan perluasan peluang kerja bagi masyarakat setempat. Pertumbuhan yang tidak diikuti akses kerja yang luas dikhawatirkan hanya dinikmati segmen terbatas.

    • Memperkuat keterkaitan industri dengan tenaga kerja lokal
    • Menjaga kepastian berusaha agar investasi berkelanjutan
    • Mendorong distribusi manfaat ke komunitas di sekitar kawasan industri

    Penekanan pada peluang kerja ini selaras dengan mandat Kementerian Transmigrasi yang menaruh perhatian pada penempatan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk di kawasan yang sedang tumbuh cepat seperti Batam.

    Implikasi bagi Peta Ekonomi Nasional

    Bagi pemantau ekonomi di Jakarta, capaian Batam menjadi pengingat bahwa diversifikasi geografis pertumbuhan bukan lagi wacana. Ketika kawasan di luar Jawa mampu mencetak laju di atas tujuh persen, tekanan untuk memperbaiki konektivitas, logistik, dan kualitas SDM di daerah lain semakin nyata.

    Ke depan, tantangan utamanya adalah menjaga momentum investasi sambil memastikan warga lokal merasakan peningkatan kesempatan kerja. Tanpa pemerataan, angka pertumbuhan tinggi berisiko menjadi pencapaian yang rapuh di mata publik.

    Secara keseluruhan, apresiasi Menteri Transmigrasi terhadap Batam menegaskan satu pesan: industrialisasi di luar Jawa layak didukung, namun harus dibarengi kebijakan yang membuka pintu kerja dan menyeimbangkan sebaran manfaat ekonomi.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: pertumbuhan ekonomi Batam, Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, BP Batam, investasi luar Jawa, peluang kerja, Kepulauan Riau, ekonomi nasional

  • Risiko Konflik Aset Hijau Jakarta: Data Silang dan Status Hukum Belum Selaras

    Risiko Konflik Aset Hijau Jakarta: Data Silang dan Status Hukum Belum Selaras

    Persoalan lahan RTH Jakarta kembali menjadi perhatian setelah kajian akademik menyoroti tumpang tindih kepemilikan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau di ibu kota. Tekanan urbanisasi membuat ketersediaan lahan makin sempit, sementara status penguasaan sejumlah tapak hijau belum sepenuhnya jernih secara administratif maupun hukum.

    Temuan itu muncul dalam tesis Dwi Dharma Prasetyo, mahasiswa Magister Terapan Ilmu Pemerintahan Sekolah Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Karya ilmiahnya menelaah implementasi kebijakan pengelolaan ruang terbuka hijau di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, khususnya upaya mengatasi tumpang tindih lahan.

    Mengapa tumpang tindih RTH berisiko meluas

    Ketidakjelasan batas, penguasaan, dan kepemilikan lahan perkotaan membuka peluang klaim baru. Lahan yang semula hanya bermasalah di tingkat administrasi dapat berkembang menjadi sengketa penguasaan di lapangan, melibatkan lebih banyak pihak, dan semakin sulit dikembalikan ke fungsi publik sebagai ruang hijau.

    Bagi warga Jakarta, dampaknya terasa langsung: taman dan hutan kota yang seharusnya menjadi paru-paru dan ruang sosial rentan dialihfungsikan atau dikuasai pihak lain. Tanpa penanganan sistematis, aset hijau publik berpotensi menyusut di tengah laju pembangunan.

    Kasus yang menjadi perhatian kajian

    Penelitian tersebut mencatat sejumlah episode yang menandai kerentanan RTH, antara lain persoalan di Taman Gantara pada 2022, Taman Kumbang Sereh pada 2023, serta sengketa lahan di kawasan Taman Rawasari pada 2025. Rangkaian kasus itu menegaskan bahwa masalah tidak berdiri sendiri, melainkan berulang dalam pola serupa.

    Menurut hasil analisis, akar persoalan bersifat sistemik: data antarinstansi belum sinkron, kewenangan terfragmentasi, pengawasan aset lemah, dan koordinasi lintas lembaga belum optimal. Kondisi itu memperlambat penertiban maupun penyelesaian status lahan.

    Kerangka implementasi dan temuan lapangan

    Dwi Dharma memakai teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang menimbang komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dijalankan lewat wawancara mendalam, studi literatur, analisis dokumen, triangulasi, serta validasi data.

    Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta dinilai telah melakukan sejumlah langkah, termasuk penertiban aset pemerintah daerah dan koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Badan Pengelolaan Aset Daerah, serta instansi terkait. Meski demikian, efektivitas di lapangan masih terhambat celah data dan kepastian hukum.

    Desakan integrasi data dan kepastian hukum

    Pemprov DKI didorong memperkeras integrasi basis data lahan RTH agar peta penguasaan, batas, dan status hukum tersambung antarlembaga. Tanpa satu rujukan data yang andal, klaim silang dan pendudukan di lokasi sengketa mudah terulang.

    Kepastian hukum menjadi prasyarat agar aset hijau tidak hanya tercatat di dokumen perencanaan, tetapi terlindungi di lapangan. Koordinasi yang lebih rapi antara pengelola taman kota, pengelola aset daerah, dan otoritas pertanahan dinilai krusial agar fungsi RTH sebagai ruang publik berkelanjutan.

    Bagi pembaca di Jakarta, pembenahan ini relevan dengan kualitas hidup sehari-hari: udara lebih sehat, ruang berkumpul yang aman, dan perlindungan terhadap sisa-sisa hijau di tengah padatnya hunian serta infrastruktur. Menunda penyelesaian hanya memperpanjang rantai sengketa dan memperbesar biaya sosial di kemudian hari.

    Secara keseluruhan, pesan kajian tersebut jelas: pengelolaan RTH bukan sekadar urusan taman, melainkan tata kelola aset publik yang menuntut data terpadu, pengawasan ketat, dan payung hukum yang tegas agar ruang terbuka hijau ibu kota tetap bertahan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: ruang terbuka hijau, lahan RTH, Pemprov DKI, Dinas Pertamanan, sengketa lahan, aset publik, tata kelola Jakarta, IPDN