Tag: DPO Papua

  • Polisi Sebut PN dan KT Terduga Penembak Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    Polisi Sebut PN dan KT Terduga Penembak Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    Penembakan ASN Jayawijaya kembali menjadi sorotan setelah aparat keamanan mengungkap dua inisial terduga pelaku. Peristiwa di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menewaskan tiga aparatur sipil negara Dinas Pertanian asal Nusa Tenggara Timur. Bagi pembaca di Jakarta, kasus ini menegaskan betapa isu keamanan di wilayah pegunungan Papua tetap relevan dalam agenda nasional.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menyatakan polisi telah mengidentifikasi PN dan KT sebagai terduga penembak. Pengungkapan itu diperkuat perilaku pelaku usai aksi: mereka memakai ponsel milik korban Wili Mbuik untuk melakukan video call ke keluarga korban.

    Video call lewat ponsel korban jadi petunjuk

    Menurut keterangan resmi, video call dilakukan dua kali dengan nomor handphone korban yang sempat dikuasai pelaku. Jejak komunikasi itu membantu petugas memastikan keterlibatan kedua inisial tersebut. Yusuf menegaskan identifikasi sudah mengarah pada PN dan KT sebagai terduga yang dilacak.

    Ponsel korban kini dipandang sebagai salah satu petunjuk teknis untuk mendeteksi keberadaan keduanya. Namun aparat belum mengumumkan penangkapan. Proses pemburuan masih berjalan di medan yang sulit.

    Status DPO dan rekam kasus lama

    PN dan KT sudah masuk daftar pencarian orang terkait penculikan pilot yang kemudian dibebaskan pada 2024. Keduanya juga tercatat dalam DPO kasus pembantaian pekerja PT Istaka Karya pada 2018–2019. Dalam peristiwa itu, kelompok bersenjata disebut melakukan perampokan, penculikan, dan pembunuhan terhadap karyawan yang mengerjakan proyek jalan Trans Papua.

    Rekam jejak tersebut membuat penanganan kasus penembakan tiga ASN dipandang sebagai kelanjutan upaya penegakan hukum terhadap jaringan kekerasan bersenjata di kawasan tersebut. Aparat menekankan buronan tidak hanya terkait satu peristiwa tunggal.

    Kendala pengejaran di lapangan

    Pengejaran tidak mudah. Terduga pelaku dinilai bisa berbaur dengan warga atau kembali masuk hutan yang menjadi area persembunyian. Kondisi geografis Papua Pegunungan menambah kompleksitas operasi, sementara mobilitas kelompok bersenjata sering berubah cepat.

    Yusuf menjelaskan aksi kelompok tersebut kerap bersifat acak, dengan pola menebar teror melalui ancaman maupun kekerasan langsung. Polisi belum menyimpulkan penembakan tiga pegawai semata-mata karena korban bukan orang asli Papua. Penilaian soal motif kelompok tertentu masih dianggap terlalu dini.

    Implikasi keamanan dan perhatian publik

    Tiga ASN Dinas Pertanian yang menjadi korban bekerja di wilayah tugas Kabupaten Jayawijaya. Insiden di Muliama mengingatkan pentingnya pengamanan petugas sipil yang menjalankan program pembangunan dan pelayanan di daerah rawan. Operasi Damai Cartenz-2026 terus menjadi kerangka koordinasi aparat dalam menekan kekerasan bersenjata.

    Dari sisi publik di ibu kota, perkembangan identifikasi PN dan KT memberi kejelasan awal tanpa menutup fakta bahwa penangkapan belum selesai. Transparansi keterangan humas operasi dinilai penting agar masyarakat memahami batas temuan dan tantangan di lapangan. Polisi meminta informasi warga tetap disalurkan melalui kanal resmi agar tidak mengganggu proses penyelidikan.

    Hingga keterangan terbaru, buru terhadap kedua terduga berlanjut. Petugas mengandalkan petunjuk digital dari ponsel korban sekaligus pemantauan wilayah. Kepastian hukum baru dapat ditegaskan setelah keduanya diamankan dan proses penyidikan berjalan penuh.

    Sumber: Liputan6.

    Tag: penembakan ASN, Jayawijaya, KKB Papua, Operasi Damai Cartenz, DPO Papua, keamanan Papua, ASN NTT