Tag: kebakaran Lombok Tengah

  • Rp2 Miliar Mengalir ke Kampung Adat Sade: BUMN dan Investor Mandalika Gerak Cepat

    Rp2 Miliar Mengalir ke Kampung Adat Sade: BUMN dan Investor Mandalika Gerak Cepat

    Bantuan Kampung Sade senilai Rp2 miliar mulai tersalurkan setelah kebakaran melanda kawasan wisata adat di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Gabungan BUMN dan investor kawasan The Mandalika bergerak bersama agar warga yang kehilangan tempat tinggal segera mendapat dukungan logistik dan dana.

    Peristiwa itu merusak puluhan rumah tradisional serta fasilitas penunjang wisata. Respons institusi negara dan mitra swasta dinilai penting karena Kampung Adat Sasak Sade menjadi salah satu destinasi budaya yang sering dikunjungi wisatawan domestik, termasuk dari Jakarta.

    ITDC Ditunjuk Koordinasikan Penyaluran

    InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) ditunjuk sebagai penanggung jawab lapangan agar bantuan tidak tumpang tindih. Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sejak malam kejadian.

    Menurutnya, satu investor di The Mandalika berkomitmen menyiapkan dana Rp2 miliar khusus untuk pemulihan warga Kampung Adat Sasak Sade. Dana itu dilengkapi paket sembako dan barang kebutuhan harian agar masa tanggap darurat lebih tertolong.

    Respons Malam Kejadian hingga Bantuan Lanjutan

    Pada fase awal, ITDC mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit mobil tangki air membantu proses pemadaman. Setelah api redam, 700 paket makanan siap santap dibagikan kepada keluarga terdampak.

    Memasuki tahap berikutnya, pada Senin 24 Agustus, disalurkan 45 unit kasur lipat berbagai ukuran, 50 selimut, 240 paket kebutuhan sanitasi menstruasi, serta 240 popok bayi. Barang-barang tersebut diarahkan ke posko agar distribusi lebih tertib.

    Dukungan PLN, BTN, dan BRI

    Sejumlah BUMN turut memperkuat bantuan Kampung Sade. PT PLN (Persero) menyerahkan paket sembako dan kebutuhan pokok. PT Bank Tabungan Negara Tbk menyediakan kasur lipat, selimut, karpet, bahan pangan, serta perlengkapan ibadah.

    PT Bank Rakyat Indonesia juga mengirim bahan pangan dan keperluan lain. Apresiasi disampaikan kepada komunitas, tenant kawasan, dan masyarakat yang ikut bergerak membantu warga Sasak Sade.

    • PLN: sembako dan kebutuhan dasar
    • BTN: kasur, selimut, karpet, pangan, perlengkapan ibadah
    • BRI: bahan pangan dan kebutuhan tambahan

    Posko Darurat dan Dampak Kerusakan

    Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama Pemerintah Provinsi NTB membuka posko tanggap darurat di Koperasi Desa Merah Putih Desa Rembitan. Kepala BPBD Kabupaten Lombok Tengah ditunjuk memimpin posko, sementara dapur umum dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan makan warga.

    Pendataan sementara mencatat 75 unit rumah terdampak. Kebakaran juga merusak satu masjid, empat berugak sekenam besar, enam berugak sekepat, 69 artshop, Bale Beleq, toilet umum wisatawan, gerbang Desa Adat Sade, serta sejumlah fasilitas lain. Kerugian itu memukul aktivitas wisata budaya yang menjadi tumpuan sebagian warga.

    Bagi pembaca di Jakarta, peristiwa ini mengingatkan pentingnya rantai gotong royong nasional ketika destinasi adat yang terhubung dengan proyek pariwisata super prioritas mengalami musibah. Dukungan BUMN dan investor diharapkan mempercepat pemenuhan kebutuhan darurat sambil pemerintah daerah menata pemulihan jangka menengah.

    Troy Warokka menegaskan harapan agar bantuan yang sudah masuk benar-benar meringankan warga pada masa tanggap darurat. Koordinasi lintas pihak dinilai kunci agar setiap paket sampai tepat sasaran tanpa tumpang tindih di lapangan.

    Sumber: Republika.

    Tag: bantuan Kampung Sade, kebakaran Lombok Tengah, BUMN NTB, ITDC Mandalika, Kampung Adat Sasak, tanggap darurat, Rp2 miliar, Desa Rambitan