Category: Ekonomi

  • PPRO Manfaatkan Expo Hunian Danantara 2026 untuk Perluas Akses Rumah Pertama

    PPRO Manfaatkan Expo Hunian Danantara 2026 untuk Perluas Akses Rumah Pertama

    Keinginan memiliki rumah pertama masih menjadi prioritas banyak keluarga muda di kawasan Jabodetabek, termasuk warga Jakarta yang mencari hunian terjangkau di pinggiran ibu kota. PT PP Properti Tbk (PPRO) memanfaatkan momentum Danantara Housing Expo 2026 untuk menjangkau segmen tersebut, dengan mempertemukan calon pembeli, produk properti, dan skema pembiayaan dalam satu lokasi.

    Ajang temu pengembang dan calon pemilik rumah

    Pameran digelar di Nice PIK 2, Tangerang, Banten, wilayah yang relatif mudah dijangkau dari Jakarta. Format expo memungkinkan pengunjung membandingkan tipe unit, harga, serta lokasi tanpa harus berkeliling ke banyak kantor pemasaran. Bagi PPRO, kehadiran di arena ini menjadi cara mempercepat keputusan calon pembeli yang selama ini terhambat oleh informasi yang tersebar dan proses kredit yang berbelit.

    Managing Director PPRO, Daniel Moeis, menilai fasilitas yang disediakan Danantara memberi ruang kolaborasi yang jarang didapat developer dalam kondisi normal. Ia menekankan pentingnya koneksi langsung dengan bank-bank Himbara agar opsi cicilan lebih realistis bagi pembeli rumah pertama.

    Tantangan harga dan pembiayaan di pasar hunian

    Harga properti di sekitar Jakarta sering naik lebih cepat dibanding daya beli. Akibatnya, generasi muda dan keluarga baru kesulitan menabung uang muka sekaligus memenuhi syarat kredit. Expo semacam ini berusaha memangkas jarak tersebut: produk ditampilkan transparan, sementara lembaga pembiayaan hadir di tempat yang sama untuk menjelaskan plafon, tenor, dan persyaratan.

    PPRO menempatkan diri pada segmen yang mengincar hunian pertama, bukan hanya investasi spekulatif. Pendekatan itu sejalan dengan kebutuhan pasar Jabodetabek yang tetap tinggi, terutama di koridor barat yang terhubung ke pusat bisnis Jakarta melalui akses tol dan transportasi pendukung.

    Kolaborasi dengan perbankan Himbara

    Selain display unit dan informasi proyek, titik krusial expo adalah akses ke bank anggota Himbara. Sinergi developer–bank diharapkan menghasilkan paket pembiayaan yang lebih kompetitif, sehingga calon pembeli tidak hanya “melihat-lihat” tetapi bisa memulai proses pengajuan secara lebih terarah.

    • Pertemuan langsung developer, calon pembeli, dan bank dalam satu lokasi
    • Fokus pada pembeli rumah pertama yang membutuhkan skema cicilan terjangkau
    • Lokasi PIK 2 memudahkan pengunjung dari Jakarta dan sekitarnya

    Dampak bagi pembaca Jakarta dan prospek pasar

    Bagi warga Jakarta yang mempertimbangkan pindah ke hunian baru di Tangerang atau area penyangga, kehadiran PPRO di Danantara Housing Expo 2026 memberi referensi praktis sebelum memutuskan. Masyarakat tetap disarankan membandingkan kemampuan finansial, lokasi kerja, dan biaya transportasi harian, bukan hanya terpaku pada harga unit.

    Secara keseluruhan, partisipasi PPRO menegaskan bahwa pengembang pelat merah properti ikut aktif dalam ekosistem yang menghubungkan pasokan rumah dengan pembiayaan. Keberhasilan target pembeli rumah pertama akan bergantung pada kejelasan produk, kecepatan proses kredit, serta konsistensi penawaran setelah pameran berakhir. Calon pembeli di Jakarta dan Bodetabek dapat menjadikan ajang ini sebagai titik awal riset, lalu menindaklanjuti dengan survei lokasi dan simulasi angsuran yang lebih detail.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: PPRO, rumah pertama, Danantara Housing Expo, properti Tangerang, Himbara, PIK 2, pembiayaan hunian, Jabodetabek

  • Pavilion TOSTEM di IndoBuildTech 2026 Tarik Perhatian Publik Ibu Kota

    Pavilion TOSTEM di IndoBuildTech 2026 Tarik Perhatian Publik Ibu Kota

    Pavilion TOSTEM 2026 di IndoBuildTech Expo pada Juli 2026 kembali menjadi sorotan pengunjung, termasuk kalangan arsitek dan pemilik properti di Jakarta. Merek jendela serta pintu asal Jepang itu menampilkan inovasi terbaru yang dipadukan dengan penataan ruang, sehingga pengunjung merasakan langsung bagaimana produk bekerja dalam suasana hunian modern.

    Kehadiran merek tersebut di pameran bangunan dan interior nasional ini dinilai relevan bagi kebutuhan pasar ibu kota yang terus mencari solusi bukaan ruang yang ramping, hening, dan mudah dioperasikan. Desain paviliun mengajak pengunjung menjelajah, berhenti sejenak, merefleksikan, sekaligus menjalin interaksi di sejumlah area yang ditata khusus.

    Desain paviliun karya pemenang penghargaan Asia

    Ruangrona, pemenang Best of the Best TOSTEM Asia Design Award 2025, merancang TOSTEM Pavilion agar produk tidak sekadar dipajang, melainkan dialami secara ideal. Penataan ruang menekankan alur eksplorasi yang natural, dari zona perkenalan hingga area uji coba bukaan pintu dan jendela.

    Pendekatan itu memungkinkan detail bingkai, engsel, dan sistem geser dinilai dari dekat. Bagi pengunjung Jakarta yang akrab dengan hunian vertikal dan lahan terbatas, konsep merangkai ruang hidup lewat bukaan yang efisien menjadi daya tarik tersendiri tanpa mengubah fakta teknis yang ditampilkan di paviliun.

    Pernyataan pimpinan TOSTEM Indonesia

    Hirokazu Morokuma, Leader Indonesia LHT Asia, menjelaskan bahwa pihaknya ingin pengunjung menyentuh dan merasakan produk secara langsung. Ia menekankan pentingnya mengoperasikan pintu serta jendela agar kehalusan gerakan dan ketelitian detail rancangan dapat dinilai sendiri oleh publik.

    Pernyataan tersebut disampaikan terkait partisipasi merek di pameran dan sejalan dengan tujuan paviliun sebagai ruang pengalaman, bukan hanya display statis. Respons pengunjung terhadap pendekatan ini dilaporkan positif sepanjang gelaran IndoBuildTech Expo Juli 2026.

    Inovasi IN16 Series yang menonjol

    Salah satu fitur utama yang dipamerkan adalah Corner Sliding IN16. Produk interior untuk ruang sudut itu dapat dibuka secara leluasa, mengandalkan bukaan hening, perangkat tersembunyi, serta tampilan bingkai seramping 16 mm khas seri IN16. Solusi ini menarik perhatian karena menjawab kebutuhan sudut ruangan yang sering sulit dimaksimalkan.

    Selain itu, Floor Spring Door menghadirkan bukaan ayun dua arah atau push-and-go premium tanpa rel bawah. Fitur Synchronized Hanging door pada opsi IN16 memungkinkan dua panel pintu bergerak simetris otomatis dengan arah berlawanan. Kombinasi fitur tersebut memperkuat posisi TOSTEM sebagai penyedia sistem bukaan yang mengutamakan kenyamanan operasional.

    • Corner Sliding IN16 untuk solusi ruang sudut dengan bingkai 16 mm
    • Floor Spring Door push-and-go tanpa rel bawah
    • Synchronized Hanging door dengan buka simetris dua panel

    Makna partisipasi bagi pasar properti Jakarta

    Bagi pembaca di Jakarta, paparan produk di IndoBuildTech memberi gambaran konkret tren jendela dan pintu yang mengedepankan bingkai tipis, sistem tersembunyi, serta pergerakan hening. Paviliun yang dirancang untuk eksplorasi dan refleksi memudahkan perbandingan kualitas sebelum keputusan renovasi atau pembangunan hunian.

    Secara keseluruhan, partisipasi TOSTEM melalui pavilion bertema perjalanan ruang hidup mendapat tanggapan baik dari pengunjung pameran. Inovasi seri IN16 bersama penataan Ruangrona menegaskan fokus merek pada pengalaman pengguna yang dapat diuji langsung di lokasi expo.

    Informasi tersebut merangkum penyelenggaraan pavilion pada Juli 2026 dan pernyataan resmi terkait, dengan penekanan pada fakta produk serta desain yang telah dipublikasikan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: TOSTEM Pavilion, IndoBuildTech 2026, IN16 Series, jendela pintu Jepang, desain interior Jakarta, Ruangrona, pameran bangunan

  • Hiace Dimodifikasi Hardy Classic Jadi Ruang Eksekutif Bergerak

    Hiace Dimodifikasi Hardy Classic Jadi Ruang Eksekutif Bergerak

    Permintaan modifikasi Hiace mewah di kawasan Jakarta kian mengarah ke konsep kantor berjalan. Hardy Classic menjawab kebutuhan itu dengan merombak total interior Toyota Hiace biasa menjadi kabin yang terasa setara ruang eksekutif, bahkan kerap disandingkan dengan nuansa jet pribadi di darat.

    Proses pengerjaan diklaim rampung dalam tujuh hari. Interior lama dibongkar habis, lalu diganti susunan, material, dan perangkat hiburan yang menonjolkan kenyamanan penumpang, bukan sekadar tampilan mengkilap.

    Peran langsung CEO dan filosofi kenyamanan

    CEO Hardy Classic, Hardianto, turut menjelaskan arah pengerjaan. Fokus utamanya bukan ornamen semata, melainkan kenyamanan kelas atas yang benar-benar terasa saat perjalanan jarak dekat maupun mobilitas kerja di ibu kota.

    Menurut penjelasannya, perombakan diarahkan agar tampilan dalam Hiace semakin mewah dan fungsional. Pendekatan ini menempatkan pengalaman duduk, pencahayaan, serta hiburan kabin sebagai satu kesatuan.

    Formasi captain seat dan fitur elektrik

    Konfigurasi kursi standar diganti total menjadi captain seat dengan formasi 2-2-3. Tata letak tersebut memberi kesan lebih lapang dibandingkan deretan bangku van konvensional.

    Seluruh kursi dilengkapi pengaturan elektrik. Penumpang cukup menekan tombol untuk menyesuaikan posisi duduk sesuai kebutuhan, baik untuk rapat singkat di perjalanan maupun istirahat antarkegiatan di Jakarta dan sekitarnya.

    Pilihan warna, hiburan, dan lampu kabin

    Hardy Classic menyediakan 11 varian warna interior. Konsumen dapat memilih nuansa yang paling mendekati karakter merek pribadi atau kebutuhan armada korporasi.

    Fasilitas hiburan ditingkatkan lewat TV LED berukuran jumbo dan sistem audio premium. Dilengkapi Ambiance Light, pencahayaan kabin bisa diubah sehingga van kerja terasa lebih dekat ke ruang eksekutif berjalan.

    • Kursi captain seat konfigurasi 2-2-3
    • Pengaturan posisi duduk serba elektrik
    • Sebelas pilihan warna interior
    • TV LED jumbo dan audio premium
    • Ambiance Light untuk suasana kabin

    Relevansi bagi pengguna di Jakarta

    Bagi profesional dan tim yang sering berpindah antarkawasan di Jakarta, Hiace hasil modifikasi semacam ini menawarkan ruang pertemuan mobile tanpa harus berhenti di kantor sewa. Waktu pengerjaan satu minggu juga menjadi daya tarik bagi pemilik yang ingin armada segera beroperasi kembali.

    Meski demikian, keputusan modifikasi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan operasional, perawatan berkala, serta kenyamanan pengemudi dalam lalu lintas ibu kota. Konsep kabin mewah hanya optimal jika ditopang penggunaan yang tertib dan perawatan interior yang konsisten.

    Secara keseluruhan, paparan Hardy Classic menegaskan bahwa Hiace dapat diarahkan jauh melampaui fungsi angkutan biasa: menjadi ruang kerja dan istirahat berkelas, dengan penekanan pada detail kursi, hiburan, dan pencahayaan yang terintegrasi.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: modifikasi Hiace, Hardy Classic, kabin eksekutif, Toyota Hiace, captain seat, otomotif Jakarta, interior mewah, van premium

  • Ikapeksi Temui Gibran, Usulkan Alumni Magang Jepang Perkuat Ekonomi Domestik

    Ikapeksi Temui Gibran, Usulkan Alumni Magang Jepang Perkuat Ekonomi Domestik

    Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia atau Ikapeksi membawa usulan penguatan peran alumni kenshusei kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Audiensi berlangsung di Gedung Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/8/2026), dengan fokus pada pemanfaatan pengalaman magang di Jepang untuk sumber daya manusia, produktivitas, kewirausahaan, dan penciptaan kerja di Tanah Air. Bagi pembaca di Ibu Kota, pertemuan ini menandai upaya organisasi alumni menghubungkan jejaring daerah dengan kebijakan pusat.

    Pesan inti ketua umum di hadapan Wapres

    Ketua Umum Ikapeksi Pranyoto Widodo menegaskan bahwa yang dibawa pulang dari Jepang bukan sekadar penghasilan. Etos kerja, disiplin, dan pengalaman lapangan dinilai sebagai modal nyata untuk membangun usaha serta meningkatkan produktivitas setelah peserta kembali ke Indonesia.

    Menurutnya, bekal itu mencakup tanggung jawab, budaya keselamatan, dan pola kerja yang sistematis. Jika dikelola serius, keterampilan tersebut dapat diubah menjadi kegiatan produktif dan peluang kerja baru bagi lingkungan sekitar alumni.

    Dampak ekonomi keluarga dan jembatan bilateral

    Penghasilan selama bekerja di Jepang juga disebut membantu ketahanan ekonomi keluarga. Dana tersebut sering dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan anak, pembangunan rumah, tabungan, hingga modal memulai usaha di kampung halaman.

    Dengan jejak pengalaman di dua negara, alumni kenshusei dipandang berpotensi menjadi penghubung antara kebutuhan tenaga kerja Jepang dan agenda pengembangan ekonomi Indonesia. Sinergi itu diharapkan tidak berhenti pada pengiriman pekerja, tetapi berlanjut pada investasi keterampilan di dalam negeri.

    Jaringan 25 DPD dan ragam sektor usaha

    Ikapeksi saat ini memiliki 25 Dewan Pengurus Daerah di berbagai wilayah. Jejaring pengusaha alumninya bergerak di manufaktur, perdagangan, pertanian, peternakan, pendidikan, kuliner, jasa, serta bidang usaha lain yang relevan dengan pasar lokal.

    Keberadaan cabang daerah ini memberi ruang koordinasi agar usulan ke pemerintah pusat bisa ditindaklanjuti hingga tingkat kabupaten dan kota, termasuk bagi alumni yang memilih menetap atau berbisnis di kawasan Jabodetabek.

    Program SMART Ikapeksi di beberapa daerah

    Organisasi tersebut menjalankan program SMART Ikapeksi, yakni Seleksi Magang Jepang Rekrutmen Terpadu. Program ini sudah digelar di sejumlah daerah, antara lain Grobogan, Ponorogo, dan Cilacap, sebagai saluran penyiapan peserta secara lebih terarah.

    Melalui jalur tersebut, Ikapeksi berharap kualitas calon peserta dan kesiapan alumni kembali ke Indonesia semakin terukur. Pemerintah diminta mengoptimalkan potensi ini agar magang luar negeri benar-benar berimbas pada penguatan SDM nasional.

    Audiensi di Jakarta itu menutup rangkaian penyampaian aspirasi dengan penekanan pada kolaborasi. Bila etos dan jejaring alumni kenshusei tersambung pada kebijakan ketenagakerjaan serta UMKM, kontribusi mereka terhadap produktivitas dan lapangan kerja dinilai dapat lebih terasa di tingkat nasional maupun daerah.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Ikapeksi, Wapres Gibran, alumni kenshusei, magang Jepang, SDM Indonesia, wirausaha alumni, Istana Wapres, SMART Ikapeksi

  • Kunjungan BPS ke Widya Chandra: Muzani Soroti Peran Data bagi Arah Pembangunan

    Kunjungan BPS ke Widya Chandra: Muzani Soroti Peran Data bagi Arah Pembangunan

    Proses Sensus Ekonomi 2026 menyentuh langsung lingkungan pejabat negara di ibu kota. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menerima petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di rumah dinasnya di kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kehadiran tim pendata itu menegaskan bahwa pemutakhiran profil kegiatan ekonomi tidak hanya menyasar pelaku usaha kecil, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga pejabat.

    Bagi pembaca di Jakarta, momen ini relevan karena sensus berlangsung di wilayah metropolitan yang padat aktivitas bisnis, jasa, dan rumah tangga. Data yang terkumpul akan menjadi acuan perencanaan pusat maupun daerah, termasuk DKI Jakarta yang menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi nasional.

    Pendampingan Kepala BPS di rumah dinas

    Kunjungan ke kediaman dinas Ketua MPR tidak dilakukan sembarangan. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mendampingi petugas lapangan saat memutakhirkan profil aktivitas ekonomi keluarga Muzani. Langkah tersebut memberi sinyal bahwa lembaga statistik menempatkan akurasi dan keterlibatan pejabat publik sebagai bagian dari sosialisasi sensus.

    Dalam kesempatan itu, Muzani menyampaikan bahwa ia, sebagai warga negara, menjawab pertanyaan seputar jumlah anggota keluarga serta jenis usaha yang dijalankan keluarga atau anggota keluarga. Seluruh rangkaian wawancara, menurutnya, berjalan lancar dan tertib.

    Transparansi responden sebagai kunci potret ekonomi

    Ketua MPR menekankan keterbukaan informasi dari setiap responden. Tanpa kejujuran data rumah tangga dan unit usaha, potret kegiatan ekonomi nasional sulit terukur secara utuh. Ia menjelaskan bahwa keterangan terkait usaha keluarga telah disampaikan sesuai kapasitas yang dimiliki, tanpa menutupi fakta yang relevan bagi pendataan.

    Pendekatan transparan ini penting agar BPS dapat memetakan spektrum aktivitas ekonomi—dari skala rumah tangga hingga dunia usaha formal. Di kota besar seperti Jakarta, keragaman jenis usaha sangat tinggi, sehingga partisipasi jujur dari responden pejabat maupun warga biasa sama-sama menentukan kualitas hasil sensus.

    Data akurat sebagai fondasi kebijakan pembangunan

    Muzani menempatkan ketersediaan basis data ekonomi yang andal sebagai fondasi utama perumusan arah kebijakan pembangunan. Angka yang valid membantu pemerintah menilai sektor mana yang tumbuh, mana yang perlu dukungan, serta bagaimana alokasi sumber daya dapat lebih tepat sasaran.

    Ia mengingatkan bahwa kebijakan tanpa tumpuan data berisiko meleset dari kebutuhan riil masyarakat. Sensus Ekonomi 2026 dipandang sebagai instrumen strategis untuk memperbarui gambaran struktur ekonomi Indonesia, termasuk kontribusi rumah tangga pejabat yang turut dicatat secara administratif.

    • Pemutakhiran jumlah dan komposisi keluarga
    • Identifikasi jenis usaha yang digeluti anggota keluarga
    • Penguatan basis data bagi perencanaan pembangunan nasional

    Makna simbolik bagi warga ibu kota

    Keikutsertaan Ketua MPR dalam Sensus Ekonomi 2026 memberi contoh partisipatif di lingkungan pejabat negara. Bagi warga Jakarta Selatan dan sekitarnya, kehadiran petugas BPS di kawasan Widya Chandra dapat mendorong kesadaran bahwa sensus menyentuh semua alamat, bukan hanya pusat perdagangan atau kawasan industri.

    Dengan proses yang dijalani secara terbuka, Muzani ingin menegaskan bahwa angka statistik bukan sekadar laporan teknis. Data yang terkumpul akan memengaruhi keputusan publik di masa depan, mulai dari perencanaan investasi hingga penyesuaian program sosial-ekonomi di tingkat nasional dan daerah.

    Sebagai penutup, partisipasi pejabat tinggi negara dalam Sensus Ekonomi 2026 memperkuat legitimasi pendataan BPS. Harapannya, semakin banyak responden di Jakarta dan wilayah lain yang menjawab lengkap sehingga potret ekonomi Indonesia semakin akurat dan bermanfaat bagi perumusan kebijakan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Sensus Ekonomi 2026, Ahmad Muzani, BPS, Widya Chandra, data ekonomi, Jakarta Selatan, kebijakan pembangunan, MPR RI

  • Komitmen Pertamina Bangun Rantai CCS Nasional demi Target Emisi Nol

    Komitmen Pertamina Bangun Rantai CCS Nasional demi Target Emisi Nol

    Upaya menekan emisi karbon di sektor energi kembali mendapat sorotan di ibu kota. PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmen membangun ekosistem CCS Pertamina sekaligus Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) sebagai bagian strategi jangka panjang menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat, sejalan dengan agenda Asta Cita pemerintah.

    Pernyataan itu disampaikan Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha Emma Sri Martini dalam keynote speech pada International Indonesia CCS Forum (IICCS Forum) 2026 yang digelar 26–27 Agustus 2026 di Jakarta. Bagi pembaca di wilayah Jabodetabek, forum tersebut menjadi ruang penting karena menempatkan ibu kota sebagai titik temu pembicaraan teknologi penangkapan karbon dan ketahanan energi nasional.

    Dual Growth Strategy menjawab tekanan iklim dan pasar

    Emma menjelaskan bahwa Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Pertamina telah disesuaikan dengan dinamika geopolitik, perubahan iklim, serta disrupsi teknologi. Perusahaan membagi fokus Dual Growth Strategy ke dua pilar: memperkuat bisnis utama (legacy business) dan menumbuhkan bisnis rendah karbon (low carbon business).

    Menurutnya, dunia sedang berupaya menjaga kelestarian bumi tanpa serta-merta memutus rantai pasok energi fosil secara abrup. Pendekatan ganda itu dinilai memberi ruang bagi Pertamina untuk tetap andal memasok energi sambil mempercepat investasi pada solusi emisi rendah.

    Penguatan hulu, kilang, dan adaptasi era kendaraan listrik

    Pada pilar pertama, penekanan diarahkan pada peningkatan produksi dan lifting hulu migas, termasuk penerapan CCUS atau CO₂ EOR agar cadangan bisa dimanfaatkan lebih optimal. Enam kilang juga dijadwalkan mendapat pembaruan dan peningkatan fleksibilitas operasi.

    Transformasi bisnis bahan bakar serta ritel disiapkan untuk mengantisipasi pergeseran ke kendaraan listrik. Di sisi lain, penguatan rantai pasok gas dan perkapalan tetap menjadi fondasi agar distribusi energi ke pusat-pusat konsumsi, termasuk kawasan industri di sekitar Jakarta dan Jawa, tetap stabil.

    Bisnis rendah karbon dan peran sepanjang rantai CCS

    Pilar kedua menempatkan ekspansi biofuel—di antaranya biodiesel B50—pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan bioetanol, serta perluasan panas bumi melalui PT Pertamina Geothermal Energy yang menguasai hampir sepertiga cadangan nasional. Pengembangan ekosistem karbon, perdagangan karbon, serta CCS/CCUS menjadi pelengkap arah hilirisasi dan ketahanan energi yang tersurat dalam Asta Cita nomor 2 dan 5.

    Integrasi portofolio membuat Pertamina hadir di hampir seluruh mata rantai nilai CCS: dari sumber emisi, penangkapan, pencairan, pengangkutan laut, injeksi penyimpanan, hingga monetisasi karbon. Model terintegrasi itu diharapkan memangkas fragmentasi antaraktor dan mempercepat skala komersial proyek.

    Tiga belas lokasi studi dan hub Asri Basin

    Saat ini perusahaan mencatat sekitar 13 lokasi studi CCS/CCUS yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi, dengan potensi kapasitas penyimpanan CO₂ mencapai 7,3 giga ton. Salah satu proyek unggulan adalah CCS Hub Asri Basin yang diperkirakan mampu menampung hingga 2,9 giga ton emisi, baik dari dalam negeri maupun kawasan regional.

    • Fokus Dual Growth: legacy business dan low carbon business
    • Potensi simpan nasional studi CCS/CCUS sekitar 7,3 GT CO₂
    • CCS Hub Asri Basin berkapasitas hingga 2,9 GT
    • Forum IICCS 2026 berlangsung di Jakarta pada 26–27 Agustus 2026

    Bagi pemangku kepentingan di Jakarta—dari pembuat kebijakan, pelaku industri, hingga konsumen energi—arah tersebut memberi sinyal bahwa transisi rendah karbon tidak hanya soal target jauh di 2060, melainkan rangkaian investasi dan regulasi yang mulai ditata sejak sekarang. Keberhasilan ekosistem CCS akan bergantung pada kepastian kebijakan, pembiayaan, serta kolaborasi lintas sektor agar potensi geologi Indonesia benar-benar berubah menjadi kapasitas operasional.

    Pertamina menegaskan langkah ini sebagai bagian respons strategis terhadap tuntutan pasar global dan kebutuhan dalam negeri. Pelaksanaan di lapangan, termasuk percepatan studi di sejumlah cekungan, akan menjadi penentu apakah kepemimpinan pada ekosistem CCS dapat terwujud secara terukur dan berkelanjutan.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Pertamina CCS, CCUS Indonesia, Net Zero Emission, Dual Growth Strategy, Asri Basin, energi rendah karbon, IICCS Forum Jakarta, emisi karbon

  • Danantara Kucurkan Rp456 Miliar Agar Apartemen LRT City Segera Rampung

    Danantara Kucurkan Rp456 Miliar Agar Apartemen LRT City Segera Rampung

    Proyek apartemen LRT City yang sempat berhenti pengerjaannya mendapat perhatian serius dari Danantara. Melalui skema suntikan modal, perseroan menyiapkan dana Rp456 miliar kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk agar pembangunan hunian tersebut dapat dilanjutkan dan hak ribuan pembeli di kawasan Jakarta terpenuhi.

    Pengumuman itu disampaikan Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, saat menghadiri Danantara Housing Expo di Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026. Ia menegaskan penyelesaian proyek menjadi prioritas karena menyangkut kepastian hunian bagi masyarakat yang sudah mengeluarkan dana.

    Suntikan modal dan skema penyelesaian proyek

    Menurut Dony, kebutuhan dana untuk menuntaskan pembangunan mencapai Rp456 miliar. Bentuk dukungan yang disiapkan adalah equity injection atau penyertaan modal, bukan sekadar pinjaman jangka pendek. Skema ini dinilai lebih tepat untuk menyehatkan arus kas proyek sekaligus mempercepat penyelesaian fisik di lapangan.

    Langkah tersebut diambil setelah Danantara menilai proyek hunian di koridor LRT ini tidak boleh dibiarkan menggantung. Dengan suntikan modal, Adhi Karya diharapkan mampu menyelesaikan sisa pekerjaan konstruksi, administrasi, hingga serah terima unit kepada konsumen.

    Perlindungan bagi 2.400 konsumen pembeli unit

    Sekitar 2.400 konsumen telah membeli unit apartemen LRT City. Banyak di antara mereka menyisihkan tabungan, termasuk untuk rumah pertama. Kondisi proyek yang mandek menimbulkan ketidakpastian, sehingga Danantara menekankan pentingnya pemenuhan hak pembeli tanpa penundaan berlarut.

    Dony menyampaikan bahwa perusahaan tidak boleh menjalankan kegiatan usaha dengan mengorbankan masyarakat. Ia menyebut praktik menahan kepastian hunian setelah konsumen membayar sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, pengawasan terhadap proses penyelesaian akan dilakukan hingga unit siap diserahkan.

    Arahan langsung ke manajemen Adhi Karya

    Jajaran manajemen Adhi Karya selaku pengembang telah dipanggil untuk memastikan komitmen penyelesaian. Danantara meminta perusahaan menyusun langkah konkret, mulai dari penjadwalan ulang konstruksi, transparansi progres, hingga komunikasi rutin kepada para pembeli di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

    Dengan status BUMN karya yang bergerak di infrastruktur dan properti, Adhi Karya dinilai memiliki kapasitas teknis untuk menuntaskan sisa pekerjaan. Suntikan modal diposisikan sebagai instrumen penyehatan agar operasional proyek kembali stabil dan target serah terima dapat dipenuhi.

    Dampak bagi hunian transit oriented di Jakarta

    Apartemen LRT City berada pada konsep hunian yang terintegrasi dengan moda transportasi massal. Bagi warga Jakarta yang mengandalkan LRT, kepastian proyek ini berpengaruh pada rencana tinggal dekat stasiun serta pola mobilitas harian. Penyelesaian unit juga membantu menjaga kepercayaan publik terhadap pengembang BUMN di sektor properti transit oriented.

    Danantara memastikan akan mengawal proses hingga tuntas. Pengawalan mencakup aspek pendanaan, progres lapangan, dan pemenuhan kewajiban kepada konsumen yang sudah berkontrak. Dengan demikian, dana yang sudah disetorkan pembeli tidak hangus dalam ketidakjelasan proyek.

    Ke depan, model equity injection serupa berpotensi menjadi rujukan penanganan proyek hunian bermasalah lain yang melibatkan BUMN, sepanjang tetap berorientasi pada perlindungan konsumen dan penyelesaian fisik yang terukur. Publik Jakarta dapat memantau perkembangan melalui komunikasi resmi pengembang dan otoritas terkait.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Danantara, Adhi Karya, apartemen LRT City, suntikan modal, properti Jakarta, equity injection, konsumen apartemen, BUMN karya

  • Kolaborasi Naykilla-Tenxi Warnai Kampanye Shopee 9.9 lewat Jingle HipDut

    Kolaborasi Naykilla-Tenxi Warnai Kampanye Shopee 9.9 lewat Jingle HipDut

    Kampanye belanja daring di Jakarta kembali mendapat sentuhan musik yang mudah diingat. Duo Naykilla dan Tenxi mengisi kemeriahan Shopee 9.9 Super Shopping Day lewat jingle Shopee 9.9 bertajuk “Kasih Aba-Aba 2.0”, adaptasi lagu yang sudah lekat dengan warna HipDut khas keduanya. Karya ini menonjolkan lirik ringan soal kebiasaan belanja harian, dari fashion hingga kebutuhan praktis.

    Bukan sekadar menempelkan slogan merek ke melodi, kolaborasi ini memberi ruang bagi karakter musikal masing-masing penyanyi. Permainan bahasa spontan, pilihan kata akrab, dan penyampaian ekspresif membuat lagu terasa seperti percakapan sehari-hari. Bagi pembaca di ibu kota yang akrab dengan scrolling aplikasi belanja di sela aktivitas, nuansa tersebut mudah dikenali.

    Mengapa jingle terasa dekat sejak dengar pertama

    Sebuah lagu iklan sering kali cepat dilupakan bila hanya mengandalkan nada catchy. Bedanya, “Kasih Aba-Aba 2.0” menempatkan detail sederhana yang familiar: keinginan memiliki barang yang sedang diincar, mencari inspirasi gaya, hingga menikmati proses belanja yang ringkas. Pendekatan itu membuat pesan kampanye terasa personal tanpa menghilangkan identitas musik duo ini.

    Penggalan lirik yang menyinggung pengalaman belanja di platform tersebut menegaskan posisi pilihan konsumen sebagai sesuatu yang personal. Fashion, aksesori, dan barang pelengkap gaya menjadi contoh konkret yang diangkat, sehingga jingle tidak berhenti di level promosi semata.

    Gaya personal Naykilla jadi bahan lirik

    Naykilla dikenal dengan persona centil, playful, dan ekspresif. Kebiasaannya menelusuri tren fashion viral, printilan kecil, hingga item pelengkap penampilan tercermin dalam arah lirik. Ia menyebut pola belanjanya cenderung mudah ditebak karena isi keranjang biasanya mencerminkan dirinya sendiri.

    Dalam pernyataannya, Naykilla menjelaskan ketertarikannya pada fashion yang sedang ramai dibicarakan, face sticker, hair accessories, belt, hingga skincare yang kerap ia temukan saat menggulir aplikasi. Kolaborasi iklan ini, menurutnya, juga memperluas ruang untuk memperkenalkan warna musik mereka kepada audiens yang lebih luas.

    Tenxi dan karakter HipDut yang tetap utuh

    Di sisi lain, kehadiran Tenxi menjaga irama kolaborasi tetap seimbang. Keduanya tidak melepas ciri HipDut yang sudah dikenal penggemar. Adaptasi “Kasih Aba-Aba” ke versi 2.0 justru memperkuat kesan playful dan ekspresif, sambil menyesuaikan diksi agar lebih dekat dengan ritme belanja daring masa kini.

    Bagi pasar Jakarta yang konsumsinya cepat berubah mengikuti tren media sosial, perpaduan musik ringan dan pesan belanja personal berpotensi menempel di ingatan lebih lama daripada slogan formal. Itulah yang dicoba diangkat lewat jingle ini: kedekatan, bukan sekadar kerasnya volume promosi.

    Shopee 9.9 dan momentum belanja akhir kuartal

    Shopee 9.9 Super Shopping Day menjadi wadah peluncuran kolaborasi tersebut. Momen diskon berkala biasanya mendorong lonjakan kunjungan aplikasi, dan jingle berfungsi sebagai pengingat audio yang mudah dibagikan. Konten musikal semacam ini sering dipakai merek untuk membedakan diri di tengah hiruk-pikuk promo sejenis.

    • Lirik menyinggung kebiasaan belanja fashion dan aksesori harian
    • Nuansa HipDut Naykilla–Tenxi tetap dipertahankan
    • Pesan kampanye dibalut gaya bicara spontan, bukan formal
    • Sasaran emosional: rasa “dipahami” saat memilih barang

    Secara keseluruhan, kolaborasi ini menempatkan musik sebagai jembatan antara identitas artis dan pengalaman konsumen. Naykilla dan Tenxi tidak hanya menyanyikan materi kampanye, tetapi ikut memasukkan kebiasaan gaya hidup mereka ke dalam diksi lagu, sehingga “Kasih Aba-Aba 2.0” terasa lebih hidup di telinga pendengar urban, termasuk di Jakarta.

    Ke depan, efektivitas jingle semacam ini biasanya diukur dari seberapa sering potongan lagunya muncul di percakapan warganet dan konten buatan pengguna. Untuk saat ini, yang menonjol adalah upaya menyatukan warna musikal HipDut dengan bahasa belanja yang relate tanpa mengorbankan karakter kedua musisi.

    Sumber: Sindo News.

    Tag: Shopee 9.9, Naykilla, Tenxi, jingle iklan, HipDut, belanja daring, kampanye Shopee, musik digital

  • Literasi Finansial Diperkuat OJK Papua bagi Pelajar di Jayapura

    Literasi Finansial Diperkuat OJK Papua bagi Pelajar di Jayapura

    Upaya memperkenalkan literasi keuangan pelajar kembali digencarkan di Papua. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua menyasar peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 75 di Jayapura agar terbiasa mengatur uang, menabung, dan mengenali layanan keuangan sejak usia sekolah. Bagi pembaca di Jakarta, langkah serupa menjadi cermin pentingnya fondasi finansial nasional yang merata hingga daerah.

    Kegiatan tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Papua, Fatwa Aulia, di Jayapura pada Kamis. Ia menekankan bahwa pemahaman soal uang bukan sekadar teori di kelas, melainkan bekal praktis agar pelajar mampu membelanjakan dana secara tepat dan memahami manfaat menabung dalam jangka panjang.

    Fokus pada kebiasaan menabung sejak usia sekolah

    Program dijalankan seiring perayaan Hari Indonesia Menabung (HIM) serta puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK). Harapannya, peserta didik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 membentuk pola hemat dan disiplin menyisihkan uang saku sebelum kebiasaan konsumtif menguat.

    Sebagai wujud nyata, digelar seremoni pembukaan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel). Rekening ini menjadi pintu masuk budaya menabung yang terhubung dengan lembaga keuangan formal, sehingga anak-anak mengenal mekanisme simpanan yang aman dan terawasi.

    Kolaborasi industri jasa keuangan di aula sekolah

    Materi edukasi disusun bersama Industri Jasa Keuangan (IJK). Kerja sama itu memudahkan penyampaian topik pengelolaan keuangan, pengenalan produk serta layanan, dan cara memanfaatkan fasilitas keuangan agar mudah dicerna pelajar.

    Lokasi kegiatan berada di Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Jayapura. Pendekatan langsung di lingkungan sekolah dinilai efektif menjangkau peserta didik tanpa harus menunggu mereka dewasa baru mengenal risiko dan peluang finansial.

    Waspada risiko keuangan digital sejak dini

    Aulia mengingatkan, semakin banyak anak memahami pengelolaan uang serta memakai produk keuangan secara bijak dan aman, semakin tinggi pula kewaspadaan terhadap risiko digital. Ancaman penipuan daring dan penggunaan layanan yang tidak hati-hati menjadi isu yang perlu dikenalkan lebih awal.

    Literasi keuangan pelajar diposisikan sebagai fondasi generasi mandiri yang cakap mengambil keputusan soal uang. Di tingkat nasional, termasuk di pusat seperti Jakarta, tema yang sama kerap digaungkan agar kesenjangan pemahaman antara kota besar dan daerah tidak melebar.

    Perluasan edukasi bersama pemda dan pelaku industri

    OJK Papua menyatakan akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah serta industri jasa keuangan. Sasaran utamanya memperluas jangkauan edukasi ke masyarakat, dengan prioritas kelompok pelajar di berbagai jenjang.

    Dengan pola kolaboratif itu, pengenalan SimPel, kampanye HIM, dan materi BLK diharapkan tidak berhenti pada satu sekolah. Konsistensi pendampingan menjadi kunci agar literasi keuangan pelajar tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar acara seremonial.

    Ringkasnya, inisiatif di Jayapura menegaskan bahwa kecakapan finansial bisa ditanamkan lewat ruang kelas, pembukaan tabungan, dan kerja sama lintas lembaga. Model ini relevan dipantau publik di Jakarta sebagai bagian dari agenda literasi keuangan nasional yang menyentuh generasi muda di seluruh Indonesia.

    Sumber: Republika.

    Tag: literasi keuangan, OJK Papua, Sekolah Rakyat Jayapura, tabungan SimPel, Hari Indonesia Menabung, edukasi pelajar, keuangan digital, Bulan Literasi Keuangan

  • Aset PVML Syariah Masih Tipis, OJK Susun Peta Jalan Industri

    Aset PVML Syariah Masih Tipis, OJK Susun Peta Jalan Industri

    Aset PVML syariah di Indonesia masih jauh tertinggal dibanding industri konvensional. Data Otoritas Jasa Keuangan mencatat kesenjangan itu mencolok, sementara kepercayaan publik menjadi salah satu hambatan utama. Bagi pembaca di Jakarta sebagai pusat jasa keuangan, perkembangan ini relevan karena banyak pelaku pembiayaan, modal ventura, dan lembaga keuangan mikro beroperasi di ibu kota.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, menanggapi ketertinggalan kinerja syariah tersebut. Ia menyampaikan evaluasi dalam Forum Group Discussion bersama redaktur media massa di Senggigi, Nusa Tenggara Barat, Kamis (27/8/2026).

    Gambaran Aset dan Pembiayaan PVML Nasional

    Total aset industri PVML mencapai Rp1.157,74 triliun. Rinciannya, aset konvensional sebesar Rp1.022,85 triliun, sedangkan aset PVML syariah hanya Rp134,89 triliun. Selisih ini menegaskan porsi syariah masih kecil dalam keseluruhan portofolio.

    Di sisi penyaluran, total pembiayaan industri tercatat Rp1.064,25 triliun. Pembiayaan konvensional menguasai Rp939,04 triliun, sementara pembiayaan syariah berada di angka Rp125,21 triliun. Angka resmi ini menjadi dasar evaluasi OJK terhadap daya saing produk berbasis prinsip syariah.

    Jumlah Pelaku dan Laju Pertumbuhan yang Lambat

    Jumlah pelaku industri PVML keseluruhan sebanyak 749 entitas. Dari total itu, 650 merupakan pelaku konvensional dan hanya 99 pelaku syariah. Komposisi ini sejalan dengan dominasi aset dan pembiayaan non-syariah.

    Agusman mengaku prihatin karena kenaikan sektor syariah tiap tahun dinilai sangat tipis. Ia menyinggung bahwa masyarakat sering kali belum sepenuhnya percaya pada produk dan layanan keuangan syariah, sehingga adopsi berjalan lambat meski kerangka regulasi sudah ada.

    Road Map PVML Syariah dalam Persiapan OJK

    OJK tengah menyusun road map khusus PVML syariah. Agusman menyebut peta jalan itu kemungkinan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan. Momentum dianggap tepat karena sejumlah persoalan di sektor syariah sedang menjadi perhatian bersama.

    Menurutnya, road map sudah disiapkan dan diharapkan menjadi instrumen untuk menjawab hambatan struktural. Langkah ini ditujukan agar pertumbuhan tidak lagi berjalan sangat lambat setiap tahun, sekaligus memperbaiki persepsi publik terhadap layanan syariah.

    • Penguatan kepercayaan masyarakat terhadap produk syariah
    • Percepatan pertumbuhan aset dan pembiayaan yang masih tipis
    • Penataan ekosistem pelaku PVML syariah yang jumlahnya terbatas

    Implikasi bagi Pusat Keuangan di Jakarta

    Jakarta menjadi lokasi banyak kantor pusat lembaga pembiayaan, modal ventura, dan jasa keuangan lain yang masuk kategori PVML. Kesenjangan antara konvensional dan syariah berpotensi memengaruhi pilihan produk bagi nasabah dan investor di wilayah metropolitan ini.

    OJK berharap road map yang sedang difinalisasi mampu memperkuat fondasi industri syariah secara nasional. Dengan peta jalan yang jelas, persoalan kepercayaan dan ekspansi pelaku diharapkan mendapat penanganan lebih terarah, sehingga porsi aset PVML syariah dapat meningkat secara bertahap tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

    Evaluasi Agusman menegaskan bahwa data resmi aset, pembiayaan, dan jumlah pelaku menjadi titik berangkat kebijakan. Masyarakat dan pelaku usaha di Jakarta dapat menantikan detail road map setelah diluncurkan, sebagai acuan pengembangan layanan keuangan berbasis syariah yang lebih kompetitif.

    Sumber: Republika.

    Tag: PVML syariah, OJK road map, aset keuangan syariah, pembiayaan syariah, lembaga pembiayaan, keuangan mikro, modal ventura, Agusman OJK